a humble-grumble-triple-purple day

para pembaca budiman,

jika ketika anda membuka postingan ini dan facebook badge saya muncul, akan tertera di sana status saya apa. dan, status itu adalah tema dari postingan berjudul susah ini.

wishes is the contrary of reality.

sebuah pengharapan adalah kebalikan dari kenyataan. yup, itu benar. mungkin anda pernah berharap, dan setelah beberapa menit anda berahrap (atau mungkin dengan sela jangka waktu yang cukup lama) pengharapan anda terjadi (as it also happens to me, though). tapi, itulah yang membuatku tersiksa, ketika aku sangat amat berharap pengharapan itu terjadi, dan justru membuat aku terjatuh karenannya. karena tahu harapan pada dasarnya adalah hanya pengharapan. adalah semu, tak berarti. berkabut.

semua kesedihan dan keputusasaan ini berawal ketika aku tidur, dan sebelumnya sempet kebayang Langit (our main subject in this blog) sebelum terpejam. namun ternyata, secara tidak sadar aku justru mengundang bayangan Langit masuk ke dalam dunia imajiner paling terselebung yang pernah di miliki manusia sepanjang masa: mimpi. Aku bermimpi tentang Langit. Aku bermimpi, seperti dalam perjalanan bersama salah satu temanku (yang namanya tidak [akan] saya sebutkan disini) dan berhenti di satu daerah sekitaran pertigaan Transito-Kalimalang (hebat kaan bisa diperkirakan di daerah mana mimpi guee?? hhehe). aku naik angkot, dan sempet bercengkrama dengan teman saya sebentar sebelum dia berhenti di pertigaan itu. lalu, aku seperti melanjutkan perjalanan ke suatu daerah yang untuk kali ini saya tidak bisa perkirakan di mana. setelah beberapa lama, malam tiba dan aku pulang. aku kembali melewati pertigaan itu, dan secara reflek aku langsung minta turun di pertigaan itu. lalu, aku meniti jalan kecil, melewati jembatan dan sampai di suatu rumah.and, this is where the wishes begin.

i saw Langit holding a backpack and his usual black jacket. i wondering he was going to somewhere. but at the same time i saw him, he also saw me. and, for a second we were freezing, and after that we run to each other, and release our desire and hope for meeting each other (hiyaaaahhhh :p). He hugged  me tight, and so was i. at some moment i think i was not in a dream, his warmth that i loved after all running through my happiness. then i finally relief. relief that he was still remember me and our story. relief that finally our distance was only zero. relief that until this moment, i still so in love with him.

setelah itu, gak penting untuk diceritakan pada khalayak. intinya, seperti orang yang sedang falling in love. pegangan, kemana-mana berdua, menjalani perjalanan lanjutan, bahkan secara samar-samar gue ngerasa sempet gimanaaaaaa gituuuuu.. hhaha.. >_< udah ahh, pokoknya itu bagian menyenangkannyaaaa :p dan setelah beberapa lama aku pun terbangun karena my beloved papa nanya mau sarapan pagi apa. setelah itu, semua berjalan seperti biasa. biasa, biasa, biasa, sampe aku berangkat ke sekolah buat ngejalanin exkul yang emang udah setiap hari berjalan. ngurusin proker, memperhatika temen-temen yang gak dengerin setiap aku ngomong, bikin naik darah. udah gitu kaan suara gue lagi serak-serak menggenang gitu, semakin parah lah gue mengatur teman-teman gue yang TERSAYANG itu.

walhasil, gue memutuskan utnuk ngecek situs fb exkul gue, dan pas gue buka tahu-tahu ada link yang di posting sama salah satu alumni. ternyata itu tentang perkumpulan KIR di Jakarta, namanya FOSCA. dan gue setengah mati kaget karena yang jadi Ketua FOSCA nya adalah SAINGAN GUE WAKTU SMP, dimana SMP gue waktu itu merupakan saingan SMP dia sepanjang masa, dan sekali-kalinya sekolah gue menang dari dia adalah gara-gara GUE. semenjak itu gue juga merasa tertantang untuk agak sedikit ber-saingan sama dia. dan kali ini, atau tepatnya setelah ini GUE MENGAKUI KALO DIA EMANG LEBIH HEBAT DARI GUE, karena keberhasilan dia ini. tapi, gue setengah mati SEBEL sama dia, karenaaaaa:

  • dia GAK BILANG-BILANG kalo dia ikut KIR. padahal selama ini gue (juga) cukup deket ama dia.
  • gue tetep gak terima kalo kalah sama dia. (ngotot)
  • kenapa sih dia bisa kayak yang disebutin di link itu? astronomi? emang KIR bisa astronomi yah?
  • kok gak ada info kalo KIR ada lomba selama ini?
  • kok sekolah gue pasif amat ama lomba-lomba kayak gitu?
  • kok gueeee kalaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhh??
  • KOK GUE KALAH DAN DIA BISA SEHEBAT ITU SIIIIIIHHHHHH????

yah, intinya gue tetep gak terima kalo dia bisa sehebat itu. dan gue, sangat amat gak percaya kalo yang ikut lomba-lomba keren seperti yang disebutkan di FOSCA itu adalah temen gue.

iyah, gue sanagt amat lebay untuk masalah itu.

terus pas gue coba cari kontaknya, gak ada! padahal sekolah lain yang punya KIR pada nyantumin kontaknya di sana, baik itu blog atau grup facebook. walhasil, gue pun membuka fesbuk juga dan nyari langsung akun nya dia dan alhamdulillahnya ketemu. gue add deeh, bersama salah satu temen dia yang waktu itu juga berangkat ama gue.

oke, gue akan ceritakan sedikit tentang saingan gue itu. waktu gue SMP, ada loba bikin cerpen se-kota bekasi, dan gue pun turun bersama dua temen gue. eh, pas diumumin yang menang gue, langsung dapet juara I. dan dia juara II nya dengan selisih poin hanya sedikit. terus, turunlah gue dan dia sebagai utusan wakil kota buat seleksi propinsi. gue pun berangkat ma dia, bersama dua temen gue lainnya yang gak satu sekolah bermalam di Bandung. nah pas di Bandung sana, gue jadi banyak kenal dan cerita-cerita tentang masing-masing sekolah dan hidup kita. curhat colongan, dan langsung nge-klik di saat itu juga. yah, itulah yang membuat gue dan dia cukup akrab. tapi tetep saingan. inilah yang disebut dengan musuh dalam selimut (gak nyambung)..

nah, sebelum emosi gue berubah menjadi pertanyaan yang tidak terselesaikan dan terus menjadi komplikasi yang berlebihan, mari kita selesaikan postingan dengan cerita humble-grumble yang ketiga. yaitu, gue dimarahin sama penjaga sekolah. cerita singkatnya, gue maksa manjat dari jendela (gara-gara depresi) masuk ke kelas. terus ketayan, dimarahin deh. pak bon (sebutan khusus gue pada penjaga sekolah) pake ngancem gue sama temen-temen gue yang lain mau dilaporin ke guru-guru. yah, jujur gue anak yang budiman ini ketar-ketir juga waktu dengernya. tapi, sebagai anak muda yang tak pernah putus asa, seperti kata #indonesiaunite, SAYA TIDAK TAKUT..!! ahahahahahaha.. wahai pak bon, semoga anda terbentur palang tembok dan menjadi amnesia mendadak sehingga anda lupa dengan muka saya yang manis ini. dan saya pun selamat dari amukan guru-guru yang mengekang kebebasan anak murid nya yang ingin menyalurkan bakat seni maling tradsional, melewati jendela.

salah sendiri kenapa kelas pake DIKUNCI segala?!

okeii, selamat menikmati cookies gosong raachaan dengan cerita-cerita nya yang semakin lama semakin garing. KRIUK!! haikaikaikaikaikaik..😀

6 thoughts on “a humble-grumble-triple-purple day

  1. buset deh lo lagi kesambet apa kok bahasanya awal2 berat gitu? auehauehauhea ..

    judul postingan lo .. ga ngerti gue maksudnya apaan ?

    a humble.. grumble.. triple..
    gue taunya eskrim triple scoops ..🙂 nyaam

    1. huahuahuahuahuaa.. maap, saiia memang lagi sedikit (banyak) kesambet waktu bikin postingan itu.. jadi kalo agak ngaco, yah memang lagi ngaco beneraan.. huehuehue.. :p

      judul postingan itu dalam bahasa indonesia sebenernya adalah: “hari-yang-sangat-menyebalkan-dan-membuat-muka-saya-biru-tiga-kali-secara-berturut-turut”.. begitu.. hhehe

      triple scoops? dingiiin ahh.. hhaha

  2. pengharapan berseberangan dengan kenyataan..dan manusia berusaha membangun jembatan untuk menyeberangi itu..
    nice post..n,n

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s