2nd Science Camp FOSCA :DD (Part 2)


hola hilo eperibadeeeeee😀

pertamaa, saya mau mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya karena jadwal saya yang padat, saya tidak bisa sesegera mungkin melanjutkan cerita tentang science camp. yang ada malah ngepost sesuatu yang agak absurd duluan. haha, maap yaa itu memang saya lagi error. -_______-

lanjuuut, bagi yang belum membaca part 1 nya, saya persilahkan untuk membaca dulu karena kalo gak baca nanti jadinya aneh. kok tahu-tahu sudah nyampe bedogol? nah, mari dibaca dan diresapi, kemudian baru membaca lanjutannya disini. oke. here we goeeees..


setelah akhirnya tim sudah dibentuk dan penelitian telah diketahui, akhirnya kita ngumpul di ruang kelas dan mikir apa aja yang harus disiapin. kak fatimah selaku interpreter dari Taman Nasional (TN) menjelaskan rute penelitian, perlengkapan yang dibawa, jam keberangkatan, dan kawan-kawannya. terus kita juga mempersiapkan apa aja yang akan kita lakukan disana, dimulai dari barang-barang yang dibawa, teori penelitian dan bahan-bahan yang diperlukan, dan kesiapan mental. kesiapan mental ini berguna bagi kami para wanita kota yang baru masuk hutan, biar ngerti predator apa aja yang kemungkinan menemui kita selama perjalanan. dan ternyata yang muncul, selain sekawanan pacet dan hewan air yang cukup menjijikkan itu, ada pula babi hutan hingga harimau. sekali lagi saya ulang sodara-sodara: HARIMAU. yang suka ngaum ngaum dan memangsa hewan, termasuk manusia. dem.


tapiii, kata kak fatimah sebagai interpreter gak akan se-ekstrim bayangan kita juga, soalnya harimau dan predator lainnya cenderung takut sama manusia, dan lebih memilih menghindar. KECUALI kalo emang kita yang ngajak berantem duluan. itu juga berlaku sama beberapa hewan hutan lainnya. dan kalau hewan hutan udah berani mengancam keselamatan manusia, sebenernya itu justru peringatan buat manusianya sendiri. artinya dia udah masuk daerah jajahannya si harimau. makanya, hewan turun gunung itu bukan peristiwa biasa. itu bisa jadi pertanda cukup besar bahwa akan ada sesuatu yang menimpa pemukiman di kaki gunung itu.


well, setelah ditakut-takutin dan memutuskan untuk udahan karena keburu capek, akhirnya kita tidur. ini tidur pertama gue tanpa ditemani orang tua. paling banter gue jalan dan nginep itu pasti ditemenin orang tua, misalnya kayak ke rumah uti gue di klaten, atau bahkan perpisahan SD yang orang tua masih boleh ikut. merasa dek-dekan takut gue gak bisa tidur, gue pun ngayal kemana-mana. bener-bener surprise kalo besok gue bakal masuk hutan sebener-benernya hutan dan mencicipi terjalnya bukit dimana konsentrasi gue bakal diuji abis-abisan…

akhirnya gue malah ketiduran beneran.

dan rekor gue pun terpecahkan. gue berhasil tidur.

walaupun tetep aja yang bangun paling pertama.

next, hari kedua kita mengawali dengan kebekuan yang teramat sangat. walaupun kebekuannya gak dalam arti harafiah yang air beneran jadi beku, tapi kaki dan tangan gue cukup putih untuk menjadi es. dan gue tidak punya jaket sodara-sodara, karena seperti yang telah gue ceritakan bahwa: gue ujan-ujanan sambil memakai jaket. dan jaket itu pun basah kuyup dan belom kering walaupun sudah semalaman dijemur. dan setelah sarapan dengan nasi goreng ala bedogol, kita pun turun ke air terjun cikaweni di bawah wisma penginapan bedogol.

ngumpul hari pertamasuasana waktu ngumpul bersama kak fatimah

ruang kelas di bedogolsuasana ruang kelas. muka-mukanya kayaknya gak ada yang serius ye?

sarapan bersamaa :)kami lapar, bung!

well, ternyata justru perjalanan ke air terjun cikaweni justru perjalanan yang paling mencekam diantara seluruh perjalanan yang gue lakukan. karena, medannya yang ampun-ampunan, dan sepatu gue yang licin bikin gue jatuh bangun mulu. (bukan lagu dangdut kawan!) baru beberapa meter gue jatoh, dan seterusnya sampe rasanya (again) mau nangis. tapi semua itu bener-bener kebayar dengan pemandangan air terjun yang subahanallah! mantep bangeeeeeeeeeeeeettt!!

subahanallah!it all pays!

yes, gak akan sia-sia beberapa kali jatuh bangun kalo ternyata pemandangan yang gue liat segitu indahnya. oke, mungkin air terjunnya gak begitu tinggi, dan gak se-ekstrim air terjun lain, tapi karena gue norak baru pertama kali liat air terjun secara langsung jadi senengnya bukan kepalang. seger banget hawa disekitar situ. gue nyempetin untuk main air dan nyemplungin kaki. dan, kaki gue langsung memutih karena airnya dingin abis! yang tadi pagi kedinginan gara-gara gak punya jaket malah semakin dingin gara-gara kena air terjunnya. tapi it all pays! it REALLY pays off.

great view :)do you wonder where that great rocks coming from?

and then, penelitian pun dilakukan. dengan berbagai macam alat dan kepenatan akhirnya kita berhasil melakukan penelitian dengan cukup mengejutkan. ngeliat beberapa hewan air yang kecil-kecil bikin kita pusing juga. but, hawa air terjun yang seger banget bikin semangat!

the experimentngeriung ditengah dingin.

P.S: yang berdiri diatas batu itu kak lita. she looks like a superwoman, isn’t she?

wokeeeeeeeeeeeeh, karena sudah panjang sekali ini post, sementara saya potong sampe sini dulu. lanjutannya segera saya luncurkan. keep rockin!🙂 *muachmuach*

(photos from my facebook. its legal, dear.)

3 thoughts on “2nd Science Camp FOSCA :DD (Part 2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s