its getting more insane

dunia semakin gila akhir akhir ini.

pertama, ternyata post android barusan tidak masuk secara benar, tapi nyangsang ke drafts. ngeselin. akhirnya gue harus buka dan publish secara manual baru bisa muncul di dunia maya. gak jadi deh songong-songongan pake android di blog ini.

kedua. gue semakin aware dengan dunia politik. well, sebenarnya ini bukan barang baru buat gue juga sih. dari dulu gue memang suka menganalisa sesuatu, dan pelampiasannya adalah mengkritisi apa apa yang dikerjakan orang orang di atas sana. gue juga suka berdebat, karena buat gue mempertahankan pendapat membutuhkan ketelitian dan kecermatan, karena kalo kita salah ngomong bisa berabe jadinya. nah, akhir akhir ini dunia perpolitikan yang gue tekuni cukup menggelinjang. mulai dari gayus yang menggila, dan yang mau gue tekankan sekarang adalah curhatnya presiden tentang gajinya yang tidak naik selama 7 tahun belakangan.

lo semua tahu kaan berita ini? gak mungkinlah kalo berita segede ini gak kedengeran ama lo. berita ini cukup menghebohkan, dan ditengarai menjadi pengalihan issue gayus yang cukup menyita perhatian. presiden “curhat” kalo udah tahun ke 7 gajinya gak naik. padahaaaaaal, gaji presiden itu udah cukup tinggi dibandingkan gaji emak gue *yaiyalah*. ini potongan berita yang gue ambil dari kompas.com:

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika memberikan pengarahan pada Rapat Pimpinan TNI dan Polri di Gedung Balai Samudra Indonesia, Jakarta, Jumat (21/1/2011), mengatakan, pemerintah berkomitmen memerhatikan kesejahteraan anggota TNI dan Polri.

Pemerintah, kata Presiden, berkomitmen meningkatkan gaji dan remunerasi anggota TNI dan Polri setiap tahun. Hal ini dilakukan dengan tujuan mendorong anggota TNI dan Polri lebih berprestasi dan berkinerja. Kesejahteraan anggota TNI dan Polri selalu menjadi salah satu perhatian pemerintah.

“Bahkan ini tahun ke-6 atau ke-7 gaji Pesiden belum naik,” kata Presiden di depan jajaran petinggi Mabes TNI dan Mabes Polri.

Presiden menyampaikan, peningkatan gaji dan remunerasi bukanlah retorika, janji-janji palsu, apalagi kebohongan. “Hidupkan tabungan wajib perumahan. Adakan skema agar prajurit bisa mendapatkan perumahan yang layak, sesuai dengan kemampuan masing-masing. Saya sadari saat ini masih ada masalah soal perumahan prajurit,” kata Presiden.

Peningkatan kesejahteraan ini merupakan salah satu instruksi khusus Presiden kepada pimpinan TNI dan Polri. Selain peningkatan kesejahteraan, Presiden mengeluarkan enam instruksi khusus lain yang berkaitan dengan anggaran pertahanan TNI dan Polri. Keenam instruksi itu meliputi penegakan hukum dan hak asasi manusia, penanganan bencana alam, tugas pemeliharaan perdamaian, penanggulangan terorisme, serta disiplin dan integritas jajaran TNI dan Polri.

Acara Rapat Pimpinan TNI dan Polri ini dihadiri 135 pejabat Mabes TNI, termasuk panglima TNI dan tiga kepala staf, serta 156 pejabat Mabes Polri, termasuk 31 kepala kepolisian daerah. Hadir pula jajaran anggota Kabinet Indonesia Bersatu II.

wew. lucu yaa? di depan TNI yang baru naik gaji dia menyitir bahwa gajinya sendiri tidak naik selama 7 tahun belakangan.

HAHAHAHA. gue ngakak. gue ketawa terbahak bahak ngeliat pemimpin gue menyitir dengan seenak jidat. pantesan aja korupsi gak pernah tuntas, atasannya aja masih mementingkan harta dibandingkan pengabdian. oke, gue tahu tanggung jawab seorang presiden itu besar, tapi lebih besar mana sama pengabdian yang udah dia berikan? dia boleh ngomong kayak gitu, asalkan emang rakyat udah pada sejahtera semua! liat sekeliling kita, orang masih ngais sampah buat cari makan, apa itu yang disebut “pengabdian seorang presiden terhadap rakyatnya”?

ada sedikit info tambahan yang mau gue share, ini gue dapet dari kaskus. monggo dibaca:

Berdasarkan tulisan The Economist pada Juli 2010 bertajuk “Leaders of the fee World”, Presiden Indonesia memiliki rasio besar gaji dibanding produk domestik bruto (PDB) per person per tahun di urutan ketiga dunia.

Dalam situs itu disebut, Presiden Indonesia mengantongi gaji per tahun US$ 124.171 atau setara dengan Rp 1,12 miliar atau 28 kali PDB per orang (pendapatan per kapita). Indonesia berada di urutan ketiga dunia setelah kepala negara Kenya (US$ 427.886 sekitar Rp 3,8 miliar atau 240 kali pendapatan per kapita) dan Singapura (US$ 2,18 juta sekitar Rp 19,8 miliar atau 40 kali pendapatan per kapita).

Pada 2005, Panitia Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan gaji kotor Presiden Yudhoyono termasuk tunjangan jabatan dan tunjangan lain adalah Rp 85.074.356 per bulan. Setelah dikurangi pajak dan potongan Rp 22.576.556, tiap bulan Presiden menerima gaji bersih Rp 62.497.800. Total setahun, Presiden Yudhoyono mendapatkan gaji sekitar Rp 749 juta. Hitungan tersebut berbeda dengan berita The Economist yang menyebut Presiden Indonesia mendapatkan sekitar Rp 1,12 miliar per tahun.

Menurut situs The Economist, Perdana Menteri Kenya Raila Odinga merupakan pemimpin negara dengan rasio gaji tertinggi dibandingkan PDB per orang atau pendapatan perkapita diukur dari daya beli masyarakat.

Sementara, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong digaji lebih dari 40 kali pendapatan per kapita di Singapura.

Berikut daftar yang dilansir The Economist pada Juli lalu:

1. Kenya
US$ 427.886 sekitar Rp 3,8 miliar
(240 kali pendapatan per kapita)

2. Singapura
US$ 2.183.516 sekitar Rp 19,8 miliar
(lebih dari 40 kali pendapatan per kapita)

3. Indonesia
US$ 124.171 sekitar Rp 1,12 miliar
(28 kali pendapatan per kapita)

4. Afrika Selatan
US$ 272.280 sekitar Rp 2,4 miliar
(26 kali pendapatan per kapita)

5. Hong Kong
US$ 513.245 sekitar Rp 4,6 miliar
(lebih dari 10 kali pendapatan per kapita)

6. Selandia Baru
US$ 271.799 sekitar Rp 2,45 miliar
(10 kali pendapatan per kapita)

7. Prancis
US$ 302.435 sekitar Rp 2,74 miliar
(sekitar sembilan kali pendapatan per kapita)

8. Amerika Serikat
US$ 400.000 sekitar Rp 3,6 miliar
(sekitar delapan kali pendapatan per kapita)

9. Jepang
US$ 273.676 sekitar Rp 2,48 miliar
(sekitar tujuh kali pendapatan per kapita)

10. Jerman
US$ 283.608 sekitar Rp 2,57 miliar
(sekitar tujuh kali pendapatan per kapita)

apa pendapat lo? melihat dari data yang diatas, gue jujur akan bilang kalo our president was insane. really insane. presiden dengan gaji puluhan kali pendapatan perkapita rakyat masih minta naik? dan lebih gilanya ini disetujui oleh DPR. mungkin abis ini anggota DPR juga menyindir seperti presidennya biar naik gaji (lagi). minta dibunuh ini mah.

namuuuuun, agar berimbang juga, klarifikasi muncul beberapa menit setelah isu ini membuyarkan masyarakat. katanya, our president didn’t really meant to ask for the raising salary. presiden sebenarnya cuman mengingatkan, bahwa dia serius untuk meningkatkan pendapatan rakyat. seperti yang gue kutip dari kompas.com (lagi):

Ungkapan Presiden terkait gajinya itu dimaksudkan untuk menunjukkan pemerintah sebenarnya serius meningkatkan pendapatan rakyat miskin, bukan menaikkan gaji pejabat tinggi negara. “Bukan begitu. Presiden mengatakan, selama ini yang diperhatikan adalah gaji pegawai rendah. Terus dinaikkan pendapatan buruh, terutama buruh di daerah terpencil. Golongan bawah sehingga jangan sampai gaji di bawah Rp 2 juta per bulan,” ungkap Julian Aldrin Pasha, juru bicara presiden.

yap, actually gue juga menangkap hal itu. dia maunya sih bilang: “mbok yaa contoh bapakmu ini, gak pernah mikir gajinya naik apa engga, yang penting tetep berkarya untuk menaikkan gajimu. makanya kamu sebagai pelayan masyarakat yang baik harus berusaha sekuat tenaga untuk melindungi negeri ini, seperti saya juga melindungi koruptor negara ini.”

cumaaan, kalo menurut gue yang jadi masalah adalah ketika lo menaikkan gaji rakyat, namun biaya hidup gak dikontrol sama sekali (BBM langka, sembako mahal, biaya pendidikan mahal, makan di warteg kena pajak, tarif kereta ekonomi naik, etc.) sama aja lo memberikan harapan KOSONG. palsu men! nyokap gue juga mendapat rejeki yang berlebih (alhamdulillah) setiap tahunnya, tapi gak berarti juga gue bisa beli mobil, jalan-jalan ke bali, dan makan enak di restoran mahal kaan? *okee, gue agak subjektif kali ini* artinya, lebih penting mengontrol harga, menggerakkan ekonomi rakyat paling dasar, dan yang paling utama: MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA! itu yang lebih penting daripada remunerasi, gaji ke-13 untuk PNS, atau bahkan BLT pun gak guna!

well, that was my post today. all i wanna say is: everything is going to be bad. gue dan bokap gue sudah membicarakan beberapa keburukan yang kemungkinan akan terjadi di bulan bulan ke depan. bahkan, bokap gue sudah meramal sesuatu yang buruk akan terjadi beberapa saat ke depan. before everything getting more insane, i just want to warned you from this post. be aware. be faith. ingatlah pesan dari idola gue Soe Hok Gie yang dibuku hariannya pernah menulis:

“politik itu seperti lumpur, kotor dan bau.”

walaupun lanjutan dari kalimat itu sebenarnya…:

“politik itu seperti lumput, kotor dan bau. tapi suatu saat, aku akan terjun ke lumpur itu.”

2 thoughts on “its getting more insane

  1. it’s a very serious topic, indeed😛
    I have nothing to say, since my salary amount is nothing compare to Mr President😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s