flash holiday

gue juga gak tahu apakah judul post ini sesuai dengan apa yang mau gue tulis. overall, yang mau gue tulis kali ini adalah tentang liburan super singkat gue yang baru saja terlaksana dengan sukses dari tanggal 2 Juni kemaren sampai tanggal 4 Juni. tapi, gue juga akan menceritakan beberapa hal yang terjadi sebelum liburan itu. so, here we goes…

it started at the morning of June 1st…

hari ini studium general pertama gue di IPB. setelah kemarin udah registrasi dan daftar ulang (dan dapet nomor induk mahasiswa, ihiy), hari ini tinggal perkenalan awal dan kuliah umum pertama dari rektorat dan tamu. tebak tamunya siapaaa? beliau adalah Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Pak Bayu namanya. gue dan temen gue berangkat pagi dari stasiun tebet sekitar pukul 6 lewat dikit, sampe Bogor jam 7an lebih. perjalanan dari Stasiun Bogor menuju Kampus IPB Darmaga merupakan perjalanan neraka karena macetnyaaaaaaaaaaaaaa gak nahan. mobil-mobil berplat B berseliweran, termasuk angkot berplat F yang juga tak terkira jumlahnya (inget aja julukan lain Kota Bogor). sampai kampus Darmaga jam menunjukkan pukul 8 lewat 20 menit padahal jadwal acaranya tepat pukul 8. tapi acara belum sepenuhnya dimulai, baru opening aja. sayangnya, kondisi di Grawida, tempat kuliah umumnya, udah penuh sesak dengan ribuan orang yang jadi mahasiswa baru seperti gue ini. akhirnya, studium general kira-kira dimulai pukul 9 kurang.

oke, inti dari studium general murni adalah memompa semangat kami untuk menimba ilmu di IPB, sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap kampus. detilnya gak akan gue ceritakan sekarang, karena inti dari posting ini adalah liburan gue yang dimulai tepat setelah studium general berakhir.

pulang dari studium general, jam menunjukkan pukul setengah 5 sore. gue yang udah capek duluan karena perjalanan yang lumayan jauh sempet esmosi karena packing belum kelar juga. akhirnya dengan semangat yang tersisa, packing gue selesai dan gue beserta bapak berangkat ke pool bis malam Lorena di daerah kantor ibu di Cikarang. dari rumah, kami berangkat jam setengah 7 malem. ternyataaaa, perjalanan ke pool bis itu lumayan berat karena maceeeeeeeeeeeeetnya orang pulang kantor sangat luar biasa. sampai di pool bis sekitar jam setengah 9 malem, dan untungnya bis belum datang. akhirnya gue sekeluarga menunggu sambil membeli beberapa kebutuhan perut (baca:makanan) untuk di bis nanti. akhirnya, bis baru berangkat menuju Klaten, tempat mbah gue tinggal, sekitar pukul setengah 10 malem.

gue termasuk orang yang suka perjalanan malam. selain adem dan gak silau, kerjaan kita cuman tidur, makan, ngemil, dengerin musik, dan voila! pagi datang dan kita sudah sampai di tempat yang dituju. itulah kenapa gue bela-belain abis studium general langsung berangkat karena se-capek-capek-nya gue malah bisa bales dendam tidur di bis. dan bener aja, baru duduk bentar di bis ngeliat jalanan tahu-tahu gue udah tidur. udara di dalam bis yang super duper luar biasa dinginnya bikin gue tambah pules.

pukul 12 malam, gue bangun karena inget punya utang minum obat untuk malam hari. jadi, dengan susah payah membuka mata, gue bangun dan makan tengah malam. untung ibu juga bangun jadi bisa ditemenin makannya. selesai makan, baru bersiap-siap untuk bales dendam tidurnya, eh kenek bis teriak: “Service makan!” sial.

dengan berat hati gue turun dari bis dan rame-rame menuju restoran yang khusus ditunjuk sama pengelola bis untuk menikmati hidangan yang gratis! hahahaha. banyak yang ngeluh karena jam makan yang tidak rasional (baca:jam setengah 2 pagi) tapi banyak juga yang keliatan kelaperan. gue termasuk yang kelaperan dan langsung makan. setelah cukup lama menghangatkan diri, akhirnya kita jalan lagi untuk melanjutkan perjalanan.

niat gue untuk tidur kembali kandas ketika ibu nanya gimana tadi pas studium general. akhirnya gue ngobrol kemana-mana sampe sekitar jam 3 pagi. udara yang semakin dingin dan suasana sepi sepanjang perjalanan akhirnya bikin kami berdua ngantuk. saatnya balas dendam! gue pun berguling dengan selembar selimut tebal dan menutup mata.

June, 2nd…

posisi tidur yang mirip trenggiling ketakutan itu bikin leher pegel dan kaki kesemutan. dengan berat hati gue bangun dan membetulkan posisi tidur. tapi ternyata malam sudah berganti subuh, dan berganti lagi jadi pagi hari. gue bangun dan mencari alamat toko, dan ternyata ini masih di daerah Pekalongan. ternyata jalanan cukup macet dan perjalanan menjadi berkali-lipat lamanya. dan ternyata benar, bis baru berhasil mencapai semarang sekitar jam 12 siang. sebelumnya, sekitar jam 9 pagi, kita sempet berhenti untuk sarapan di daerah… err… gue gatau daerahnya. mungkin saking leletnya roda bis bergulir banyak penumpang yang menggerutu sepanjang perjalanan. yah, singkat cerita, dengan penuh emosi bercucuran, kita sampai di Klaten sekitar jam 4 sore. dan kalo dihitung-hitung, perjalanan Bekasi-Klaten liburan kali ini mencapai 17 jam lebih. itulah yang bikin liburan ini terasa sangat singkat, kayak flash kamera. slap!

June 3rd…

dengan semangat ‘45, gue mengajak orang tua untuk jalan-jalan ke malioboro. orang tua pun setuju, katanya sekalian mau ngambil tiket. yap, dengan berbesar hati gue harus mengambil tiket pesawat tertanggal 4 Juni pukul 11.20 pagi, berangkat dari Bandara Internasional Adisucipto, Jogjakarta. alias, jalan jalan gue cuman hari ini. tapi gue sukses membawa banyak gantungan kunci dan satu stel baju untuk persiapan kuliah besok. gue juga sukses nyobain makan steak di Obonk Restaurant, lokasinya di depan Puro Pakulaman, daerah Jogja sana.

DSC01347
pintu gerbang Puro Pakualaman

*iya gue tahu, gue memang sangat norak -_-*

DSC01348

DSC01350
mungkin, ini pintu sampingnnya

di deket Puro Pakualaman juga ada mesjidnya looh…

DSC01349

*the guy in a blue shirt was my father Red heart*

June 4th…

finally, I have to leave Klaten. tapi, gue tidak sendirian. kepergian gue ke Klaten memang bertujuan untuk menjemput mbah gue untuk tingal di Jakarta. kepergian gue yang akan menuntut ilmu ke Bogor membuat rumah sepi, jadi bapak memutuskan untuk memboyong mbah ke Jakarta biar bisa dirawat. kan kasian biasanya mbah cuman sendiri di rumahnya di Klaten sana. kalo di Jakarta kan anak-anak dan cucu-cucunya bisa menemani dan membantu kalau ada yang susah.

perjalanan dengan pesawat memang sedikit membuat luka hati. gimana enggak, perjalanan berangkat ditempuh 17 jam lebih dengan bis super duper lemot itu dibalas dengan perjalanan pulang yang ditempuh hanya 56 menit dengan pesawat besar yang ketauan nyamannya. rasanya pingin mukul kaca sampe pecah. *prang*

that was my story about a flash holiday. posting yang sangat panjang, dan mungkin agak berat ketika di-load karena ada gambarnya. yah, semoga kalian terhibur dan bukannya malah marah-marah sambil bilang:

“orang lagi galau snmptn begini malah disuguhi cerita tentang liburan. euhhh…”

you have to believe that life was really hard.

One thought on “flash holiday

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s