we done for 2011! (2)

Akhirnyaaaaaaahh, UAS kelar juga. Semua akhirnya selesai dan kita diperbolehkan untuk kembali ke daerah asal masing-masing untuk me-recharge baterai semangat yang telah dikuras habis selama satu semester awal di IPB. Tempat kuliah yang kami cintai akhirnya kami tinggalkan untuk sementara waktu, supaya kami bisa kembali dengan hati senang dan semangat baru untuk semester berikutnya.

OKEH, untuk mengawali liburan semester kita kali ini, gue akan mengawali dengan menunaikan janji gue untuk meneruskan post refleksi akhir tahun sesi dua. Untuk yang baru liat silahkan membuka post yang ini dulu supaya bisa enak bacanya. Mari kita lanjuuuuuttttt😄

Juli, bulannya matrikulasi. Penuh jadwal. Speechless liat semua orang berlomba-lomba untuk mengerjakan tugas anak kuliah sambil menata hidup untuk menahan homesick yang semakin menjadi-jadi. Gue juga jadi gak bisa nulis di sini karena penatnya jadwal. Untungnya hasil gue gak sia-sia jadi orang tua gue juga percaya sama gue untuk mendapat banyak hal baru selama kuliah. For your information, gue gak punya baju kuliah yang formal. Yang gue punya cuman modal polo-shirt semi formal yang amat sangat ngebosenin karena warnanya yang standar: merah, putih, dan abu-abu. Akhirnya setelah satu minggu kuliah gue memperhatikan semua mahasiswi dan akhirnya baru menentukan baju-baju apa yang cocok untuk gue kuliah. Dan begitulah, gue berubah jadi mahasiswi yang pake baju formal dan jeans biru melekat kemana-mana.

Agustus, bulan yang spesial buat bokap gue karena beliau ulang tahun. Tapi ternyata gue gak bisa hadir di rumah pas dia ulang tahun. Akhirnya gue cuman bisa sms tengah malem bilang selamat ulang tahun. Gue gak bisa hadir karena harus ngewakilin gedung asrama dalam salah satu perlombaan antar asrama. Pas siangnya, gue ditelfon sama bokap. Waktu itu gue lagi di GWW dan itu ramenya setengah mampus, tapi entah kenapa air mata gue (hampir) mengalir gara-gara denger bokap ngomong langsung kalo beliau seneng banget dapet sms tengah malem gue. Untungnya gak ada yang liat gue hampir berurai air mata dan semua berjalan normal. Gue akhirnya dapet libur lumayan banyak karena akhir agustus kita dapet libur Lebaran. Baru itu ngerasain euforia mudik bareng temen-temen asrama dan ternyata rasanya keren juga. Merasakan kebersamaan dan ikatan kekeluargaan yang erat antara masing-masing daerah, dan saling bertenggang rasa dengan daerah yang lain. Merasakan Indonesia dalam versi lain di asrama itu keren banget. Dan buat gue itu pengalaman yang cukup menyentuh bersama teman-teman seperjuangan sahabat tani 48.

September, kuliah dimulai dan semua berjalan normal. Nothing special lah, yah mungkin gue bulan ini bisa merayakan ulang tahun ibu gue di rumah sambil makan di salah satu restoran di mall terkenal di Bekasi. Seneng karena bisa menikmati hidup bersama keluarga, merasakan kehangatan keluarga di tengah-tengah keterasingan diri sendiri selama di asrama. Yah intinya, kehangatan keluarga bener-bener kerasa di bulan ini.

Oktober, my beloved month! Gue cinta banget bulan ini karena bulan ini gue dapet surprise dari sahabat-sahabat FOSCA gue yang sama-sama kuliah di IPB. Bukan surprise yang heboh sih, tapi dari senyum mereka yang bawain kue buat gue dan kita makan bareng di kantin fakultas aja buat gue itu adalah kado terbaik dari semua kado yang gue terima selama ini. Buat gue, keluarga gue yang kedua memang adalah FOSCA, dan kehadiran mereka di ulang tahun gue kemaren merupakan satu hal yang paling memorable selama gue di IPB.

foto bersama
dengan jaket kebanggaan *blush*

Itu adalah foto yang diambil dengan cara sederhana dengan kamera digital biasa yang diambil di taman galdiator IPB, tempat pertama kali gue bersama sahabat FOSCA gue bertemu dan berkumpul lagi. Tempat itu masih menyenangkan buat gue karena gue kadang-kadang suka lewat situ. Semoga aja pembangunan IPB yang lagi berjalan akhir-akhir ini gak merusak tempat kenangan gue itu.

November, FULL KULIAH. Sangat tidak menarik untuk diceritakan. Intinya gak ada. Kuliah, tugas dan segala macam keributan masuk UKM dan lain-lain yang mungkin akan gue tulis dalam halaman berbeda,

Desember, kuliah berangsur-angsur reda karena sebentar lagi tutup tahun. Kesibukan kuliah gue mulai menggila dan masalah mulai muncul di transisi bulan November dan Desember. Tapi, masalah ini justru mendekatkan gue pada kelas TPB gue yang ternyata orangnya asik banget semuanya. Gue dan temen-temen juga menjalin keakraban ini pada acara tidak formal yang sampe sekarang masih keinget betapa indahnya bersama teman-teman yang seru. Mungkin bulan ini bulan yang cukup damai untuk mengakhiri tahun yang super dahsyat, tahun 2011. Penutupan akhir tahun gue untuk pertama kalinya pasang TV kabel, dan gue merasa WOW sekali melihat sistem TV digital parabola yang menghubungkan pemirsa Indonesia dengan pemirsa di dunia. Yang gue sangat perhatikan adalah sinema elektronik kita yang bener-bener sampah kalo dibandingkan dengan mereka. Gue gak mau komentar deh, gue rasa bagi kalian yang punya TV kabel juga ngerti apa yang gue maksud.

PHEW. Sebuah cerita yang cukup singkat untuk enam bulan yang alhamdulillah berhasil gue jalani pada akhirnya. Sebuah refleksi yang cukup membuat gue sabar untuk mengingat dan memilih cerita yang bakal gue tampilkan secara random di sini atau gue buat tulisan dengan tema tersendiri dan nilai tulisan yang rada bermanfaat. Tapi yang jelas gue bakal sering bikin tulisan di blog ini karena ada sangat banyak hal yang pingin gue ceritakan pada kalian. Too much too write, too little too late!

Happy holiday🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s