Tanpa gue sadari, gue sebenarnya sedang menusuk diri sendiri. Menusuk keberanian untuk menjadi diri sendiri. Terpaku pada mainstream harus ini, harus itu. Lebih baik dari si ini, dan tidak mencontoh si anu. Tanpa sadar, tiap hari, sepertinya gue kehilangan diri gue sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s