taken

Mungkin, ada baiknya impian tetap jadi impian
Biar terbang seperti bulir-bulir kapas yang tertiup hujan
Ketika pelangi belum sempat muncul
Impian yang sulit jadi nyata, berusaha dibuat tapi tak kunjung menyapa
Lebih baik tertidur di relung mimpi setiap malam

Mungkin, waktu memang belum bisa menjadikan impian kita sebuah cerita
Sebuah kumpulan kenangan yang nanti satu-satu berkaitan
Lalu waktu bergerak, mengubahnya dari aktif jadi pasif
Siap menjadi butiran yang mengisi tempat sepi di hati

Tapi impian itu telah jadi nyata
Berdampingan dengan keterbatasan diri dan kakunya patron jiwa yang keburu beku
Berkejaran dengan pembenahan diri, berkejaran dengan tanggungan sendiri
Sekaligus terbentur ringkihnya hati yang belum biasa terisi

Maafkan aku yang terlalu deras menitikkan air mata
Maafkan aku yang terlalu sering mengaduh meminta renguh
Aku terlalu sempit berfikir, terlalu cepat berlari
Tergesa menarik kesimpulan dalam tanya yang belum sempat terjawab

Bukan kusesali impian ini sudah jadi nyata
Ada bahagia yang tersembul di setiap helaan nafas
Ada senyum simpul tersembunyi di setiap rona wajah kemerahan
Karena setiap detik begitu berharga ketika aku tahu

Impian ini sudah benar-benar jadi nyata.

—–

Perkenalkan, Langit. Langit yang dulu tersebut disetiap tulisan di rumah ini. Analogi Langit yang jauh dari jangkauan udara sepi yang pernah menembus. Tapi kali ini, Langit punya akhiran lucu. Akhiran -ku. Langitku. Akhiran kepunyaan. Akhiran kepemilikan.

Langit kini aku genggam. Ia menggenggam balik aku.

Aku jatuh cinta lagi. Kali ini ribuan kali lebih nyata dari sebelumnya. Bahkan berhasil jadi nyata.

Ini Langitku. Akan kujaga sampai batas waktuku.

PF. 12 Maret 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s