Candu

Cinta itu candu. Heroine. Feromone. Zat sedatif. Apa saja akan kau berikan untuk cinta. Apa saja akan kau lakukan untuk cinta.

Kau berlaku sebebas-bebasnya karena cinta.

Kau datang, pergi, mencuri, menangis, marah, sedih, gundah, menyesal, meratap, semuanya karena zat heroine itu melingkarimu dengan abunya yang memabukkan. Membuat kau ingin lagi. Lagi dan lagi. Sampai kau terbang. Tinggi. Melintasi udara.

Dan ketika candu itu habis, maka habis juga jiwamu. Habis juga hatimu. Habis juga cintamu. Yang tersisa hanya hidupmu yang menderita.

Mengesankan.

Zat itu tak punya rasa tanggung jawab. Yang ada hanya keinginan untuk menguasai dirimu.
Melihat tingkahmu yang berani menantang dunia karena sebuah zat sedatif, aha! Otakmu ada di mana?

Cinta hanya pelengkap hidup. Tanpa cinta hidup masih berjalan. Masih bertingkah seperti biasanya. Mengaduk-aduk logika dan pola pikirmu. Menghantui jiwamu.

Kemudian jika kau salah langkah, maka hidup akan menghancurkanmu.

Pada akhirnya kita akan hancur. Kembali ke tanah. Memuai. Di makan cacing dan tak berontak.

Apa candu itu masih melingkari hatimu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s