Dan dalam raguku, aku mencoba menapaki jalan setapak yang Kau berikan.
Dan dalam sedihku, aku mencoba merakit jalan hidup yang Kau berikan.
Dan dalam diamku, aku berbicara seperti bisikan angin lembut di kala subuh.
Berharap ada asa yang nanti menjawab semua harapku.
Kepada waktu, kepada cinta.
Kepada pengharapan yang sulit sirna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s