Cinta

Cinta, aku berjuang seperti ikan yang ingin berenang kembali ke lautan
Berlari hingga habis nafasku
Terengah hingga pening kepalaku

Cinta, aku berjuang seperti Edison yang menelan berulang kali pil pahit kegagalan
Berpikir hingga pecah kepalaku
Menghitung hingga habis bulir sempoaku

Cinta, aku menangis karena engkau
Mengharap karena engkau
Menengadah karena engkau
Berharap apapun yang terjadi baik adanya demi engkau

Seluruh peluh ini takkan sia-sia
Pikirku sampai kini
Sampai muak aku berilusi
Sampai mual aku berpuisi

Iyakah, Cinta?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s